UI/UX Designer merupakan sebuah pekerjaan yang bisa dibilang merupakan pekerjaan yang lagi hangat-hangatnya untuk di coba. Hal ini dikarenakan ke tidak batasannya seseorang untuk menjadi UI/UX Designer. Tapi untuk menjadi seorang UI/UX Designer kita harus selalu memikirkan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi UI/UX Designer tersebut.

Seorang UI/UX Designer akan bekerja di bawah Departement Digital Product Development, atau di perusahaan Digital agency. Untuk menjadi seorang UI/UX Design kita harus memiliki beberapa skill set yang mana akan membantu kita untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan.

Jika kita teliti, UI/UX Designer merupakan tiga bagian pekerjaan:

  • Design
  • Programmer
  • Business

Kenapa demikian? Tanpa seorang programer produk yang kita design tidak akan terbit ke pasaran, dan tanpa Bisnis kita tidak akan mendapatkan keuntungan dari produk yang kita miliki, dan tanpa sebuah design yang baik maka produk kita tidak akan di gunakan.

Skill UI/UX Designer

type of designer
image by : freepik

Untuk menjadi UI/UX Designer se tidak kita tahu mengenai dua dari tiga aspek dibidang tersebut. Karena dengan begitulah kita bisa menjadi seorang UI/UX Designer yang lebih baik.

Untuk lebih spesifik setidaknya UI/UX Designer seharusnya tahu mengenai Design dan Programer. Walaupun kita tidak akan melakukan pekerjaan coding, tapi mengetahui apa saja yang bisa di coding dan apa saja yang tidak di coding akan membantu seorang developer dalam mengerjakan design yang kita bikin. Mungkin ini akan menjawab pertanya apakah seorang UI/UX Designer harus bisa coding atau tidak.

UI/UX Designer dan Programer

Selain itu biasanya UI/UX Designer akan bekerja secara team yang mana terdiri dari Product Manager, Front/Back end developer, dan graphic designer. Karena kita bekerja secara tim setidaknya kita mengetahui secara dasar mengenai bidang-bidang dari tim kita untuk membantu mereka dalam mengerjakan tugas yang dikerjakan bersama..

Dalam hal ini maka muncullah pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul pada beberapa forum ataupun social media. Apakah seorang UI/UX Designer harus bisa coding? Jika kita bekerja secara tim maka jawabanya tidak, tapi jika kita seorang UI/UX Designer mengetahui apa saja yang bisa dicoding oleh tim developer akan sangat membantu dalam pengerjaan design yang kita bikin.

Product dan Business

Sebuah product yang baik merupakan sebuah product yang menawarkan jasa atau barang kepada user. Dan di sana terdapat aspek sebuah bisnis yang ditawarkan oleh perusahaan pemilik produk.

Hal ini biasanya akan di ajarkan kepada seorang UI/UX Designer setelah dia bekerja pada sebuah perusahaan yang aman memperkerjakan mereka. Karena setiap product memiliki jenis-jenis business yang berbeda beda. Setelah kita mengetahui mengenai business flow dari perusahaan di mana kita bekerja, kita bisa saja mulai menargetkan menjadi seorang product designer yang menurut saya merupakan bidang yang cukup berbeda dari pada UI/UX Design.

Get notif with new course or article realted to Product Designe

Conclusion

Seorang UI/UX Designer seharus lebih dari seraong graphic designer. Yang mana hanya memikirkan design dan tampilan yang mereka kerjakan. Seorang UI/UX Designer harus mengerti dan sadar bahwa mereka membuat sesuatu untuk digunakan oleh seorang user, dan seorang UI/UX Designer harus tahu bahwa sebanarnya mereka tidak akan bekerja sendirian, mereka akan bekerja secara team untuk membuat sebuah produk.

footer
Follow Me